6 Cara Merawat Mobil Matic Yang Jarang Dipakai Dengan Mudah

Peminat mobil matic terus meningkat karena mobil matic menawarkan kenyamanan dibandingkan mobil manual. Banyak orang yang memiliki mobil matic, namun jarang memakainya dengan alasan kesibukan, macet, dan lain-lain. Tidak perlu khawatir, ada beberapa cara merawat mobil matic yang jarang dipakai agar tetap prima. Cara ini dapat dilakukan dengan mudah.

 

Cara Merawat Mobil Matic
 

Mobil matic yang jarang dipakai dapat mengurangi kinerja aki, kerusakan elektronik, tumbuh jamur, rem berkarat, dan lain-lain. Tentu, pemilik mobil tidak ingin kendaraan yang dibelinya dengan susah payah mengalami kerusakan. Berikut ini cara yang dilakukan untuk merawat mobil matic yang jarang dipakai:

1. Rutin Memanaskan Mobil

Jika mobil matic jarang dipakai, setidaknya pemilik mobil harus rutin memanaskan mobil  setiap hari. Hal ini dilakukan agar mesin tetap prima dan tidak ada gangguan mesin. Jangan lupa ketika mesin dipanaskan, posisi netral dan membiarkannya menyala. Cara ini termasuk sepele, namun penting dilakukan.

Mobil matic yang jarang dipakai setidaknya dipanaskan minimal 2-3 kali seminggu. Selain itu, pemilik mobil dapat menguji kondisi mobilnya dengan melakukan perjalanan jarak dekat. Hal ini dilakukan agar pemilik kendaraan bisa merasakan adanya perubahan atau tidak pada mobil matic yang dimiliki.

2. Bersihkan Mobil Secara Rutin

Membersihkan mobil merupakan hal penting dalam merawat mobil, khususnya mobil matic yang jarang dipakai atau mobil telah didiamkan dalam waktu lama. Mobil yang jarang dibersihkan, bukan hanya membuat mobil kotor.

 Namun dapat merusak komponen mobil, sehingga menyebabkan karat dan menjadi sarang virus dan bakteri. Bagian interior mobil juga rentan muncul debu karena kaca mobil, pelek, bodi, dan lain-lain tertutup oleh debu.

3. Cek Bagian Mesin

Jika mobil didiamkan dalam waktu lama, sebaiknya periksa bagian- bagian mesin secara menyeluruh termasuk kondisi oli, kondisi aki, dan lain-lain. Mobil yang jarang dipakai tetap harus diperhatikan. Aki bisa diperiksa menggunakan alat pengukur aki yakni multitester.

4. Periksa Tekanan Ban

Cara merawat mobil matic yang jarang dipakai selanjutnya adalah dengan memeriksa tekanan ban. Mobil yang didiamkan lama, umumnya mengalami ban kempes sedikit demi sedikit. Minimal periksa kondisi ban 1 minggu sekali pada mobil matic. Jika tekanan angin pada ban berkurang bisa berdampak pada rusaknya ban.

Sebaiknya, sambal memanaskan mobil matic, pemilik mobil juga melakukan pengecekan kondisi ban di tempat terdekat. Selain itu, jika menggunakan nitrogen, anginnya dapat dikuras 2 bulan sekali. Tidak hanya itu, kondisi ban serep juga harus diperiksa secara berkala.

5. Pakai Ganjal Ban

Hal lain yang perlu diperhatikan adalah saat memarkirkan mobil diusahakan menggunakan ganjal di roda depan atau belakang. Umumnya, cara ini dilakukan pemilik kendaraan yang jarang memakai mobil matic miliknya. Selain itu, jack stand juga bisa digunakan agar kondisi mobil tergantung.

6. Pakai Sarung Mobil dan Parkirkan Mobil di Tempat Teduh

Untuk menghindari mobil dari debu dan kotoran, pemilik mobil dapat memanfaatkan sarung mobil sebagai penutup mobil. Selain itu, parkirkan mobil di tempat yang teduh, agar mobil dalam kondisi aman dan kebersihan mobil tetap terjaga.

Mobil yang tertutup sarung mobil, usahakan untuk sedikit membuka jendela agar udara panas dalam mobil bisa keluar dan mencegah munculnya jamur di interior mobil. Jendela ini juga dapat memberikan udara segar dalam kabin.

Itulah 6 cara merawat mobil matic yang jarang dipakai dengan mudah. Mobil yang jarang dipakai harus tetap diperhatikan agar mesin tetap prima. Pemilik mobil bahkan harus memeriksa rutin kondisi mobil. Semoga membantu!

Belum ada Komentar untuk "6 Cara Merawat Mobil Matic Yang Jarang Dipakai Dengan Mudah"

Posting Komentar

"BAGAIMANA PENDAPAT ANDA"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel